Riwaq dan Harat di Masjid Al-Azhar

Follow @mujawir.in di Instagram

Sistem hunian di masjid Al-Azhar tempo dulu inilah yang kita kenal dengan istilah riwāq (serambi). Jika riwāq dilengkapi pintu, penjaga, dll. lain halnya dengan hārat (lorong) yang berada terbuka dan dilengkapi barang satu-dua lemari.

Sebelum kompleks asrama Madinat al-Bu'uts al-Islamiyyah rampung dibangun pada 1959, Mujawirin alias para talib Al-Azhar tinggal di masjid Al-Azhar dan sekitaran.

Dikenallah sistem hunian Riwaq dan Harat yang sebagian besar dikelompokkan berdasarkan asal daerah.

Fakta yang cukup menarik adalah bahwa sebagian besar Mujawirin lokal alias asal Mesir sendiri justru tinggal di harat (lorong). Perhatian Al-Azhar lebih banyak diberikan kepada para Mujawir pendatang.


Komentar