Syekh Muhammad Ma'mun Asy-Syinnawi


Sudah 72 tahun berlalu sejak wafatnya seorang fakih nan kadi, Syekhul-Azhar Muhammad Ma'mun Asy-Syinnawi.

Berikut lini masa riwayat hidup ulama Al-Azhar ini:



1878 ⏳ Lahir di daerah Az-Zurqa, sekarang Provinsi Dumyath, Mesir.

1890 ⏳ Menuntaskan hafalan Al-Quran di desanya, lalu merantau ke Kairo.

1906 ⏳ Mendaftar untuk ujian tertinggi di Al-Azhar, Syahadah Al-'Alimiyyah.

1917 ⏳ Menjadi guru di Ma'had Al-Azhar Al-Iskandariyyah, lalu berdinas sebagai kadi di Al-Mahkamah Asy-Syar'iyyah.

1919 ⏳ Terlibat aktif pada Revolusi 1919, menyuarakan pengusiran Inggris dari tanah Mesir.

1931 ⏳ Dilantik menjadi dekan Fakultas Syariah (Syaikh Al-Kulliyyah) yang pertama di Universitas Al-Azhar.

1934 ⏳ Resmi menjadi anggota Hai'ah Kibar 'Ulama (Dewan Ulama Senior) Al-Azhar.

1944 ⏳ Menjabat Wakilul-Azhar, pemimpin tertinggi kedua di Al-Azhar.

1948 ⏳ Menjabat Syekhul-Azhar, pemimpin nomor wahid Al-Azhar.

1950 ⏳ Mengumpulkan para ulama, lalu bersepakat dan menyerukan penolakan pembagian wilayah Palestina oleh PBB.

1950 ⏳ Wafat pada pagi hari Ahad, 3 September 1950 M. Keesokan harinya, tanggal 4 barulah disalatkan di Masjid Al-Azhar untuk kemudian dimakamkan.

"Hari ini, Sang Alim nan Fakih telah tiada, tetapi sikap tegasnya mengenai isu Palestina terus hidup dalam tubuh institusi besar Al-Azhar." (@mujawirin)



Komentar