Best Selling Books
44 Imam Akbar: Kamus Biografi Ulama Al-Azhar
44 Imam Akbar: Kamus Biografi Ulama Al-Azhar
Dari Al-Azhar untuk Presiden Sukarno: Teks Pidato Imam Akbar Al-Azhar dalam Prosesi Penganugerahan Doktor Honoris Causa Tahun 1960
Buku ini merekam momen langka dalam sejarah hubungan Mesir dan Indonesia—saat Syekh Mahmud Syaltut, Imam Akbar Al-Azhar, menyambut Presiden Sukarno dengan gelar kehormatan tertinggi di Al-Azhar. Dalam pidato yang disampaikan di jantung Al-Azhar pada tahun 1960, Syaltut menggambarkan Sukarno sebagai pemimpin muslim sejati: pecinta ilmu, pejuang kemerdekaan, dan pemersatu bangsanya atas dasar nilai-nilai Islam.
Lebih dari sekadar penghormatan, pidato ini adalah cermin persaudaraan lintas bangsa yang dilandasi keimanan, keadilan, dan cita-cita Islam yang merdeka serta bermartabat. Kini, pidato ini dihadirkan kembali dalam satu buku, lengkap dengan teks Arab asli, terjemahan resmi Al-Azhar dalam bahasa Inggris dan Indonesia, serta versi terjemahan baru yang jernih dan mengalir untuk pembaca masa kini.
Inilah dokumen lintas zaman yang bukan hanya memotret sejarah, tetapi menghidupkan kembali pesan universal perjuangan, persatuan, dan tanggung jawab umat terhadap dunia. Sebuah warisan intelektual dan spiritual yang layak dimiliki, dibaca, dan direnungkan.
Dari Al-Azhar untuk Presiden Sukarno: Teks Pidato Imam Akbar Al-Azhar dalam Prosesi Penganugerahan Doktor Honoris Causa Tahun 1960
Buku ini merekam momen langka dalam sejarah hubungan Mesir dan Indonesia—saat Syekh Mahmud Syaltut, Imam Akbar Al-Azhar, menyambut Presiden Sukarno dengan gelar kehormatan tertinggi di Al-Azhar. Dalam pidato yang disampaikan di jantung Al-Azhar pada tahun 1960, Syaltut menggambarkan Sukarno sebagai pemimpin muslim sejati: pecinta ilmu, pejuang kemerdekaan, dan pemersatu bangsanya atas dasar nilai-nilai Islam.
Lebih dari sekadar penghormatan, pidato ini adalah cermin persaudaraan lintas bangsa yang dilandasi keimanan, keadilan, dan cita-cita Islam yang merdeka serta bermartabat. Kini, pidato ini dihadirkan kembali dalam satu buku, lengkap dengan teks Arab asli, terjemahan resmi Al-Azhar dalam bahasa Inggris dan Indonesia, serta versi terjemahan baru yang jernih dan mengalir untuk pembaca masa kini.
Inilah dokumen lintas zaman yang bukan hanya memotret sejarah, tetapi menghidupkan kembali pesan universal perjuangan, persatuan, dan tanggung jawab umat terhadap dunia. Sebuah warisan intelektual dan spiritual yang layak dimiliki, dibaca, dan direnungkan.
Menjadi Muslim Berkarakter: Panduan Akhlak Islami Sehari-hari Bagi Penuntut Ilmu
Terjemahan karya Imam Akbar Al-Azhar ini memuat panduan akhlak Islami yang awalnya diajarkan di sekolah Al-Azhar, kini hadir sebagai tuntunan praktis yang membimbing pembaca menjadi muslim berkarakter.
Menjadi Muslim Berkarakter: Panduan Akhlak Islami Sehari-hari Bagi Penuntut Ilmu
Terjemahan karya Imam Akbar Al-Azhar ini memuat panduan akhlak Islami yang awalnya diajarkan di sekolah Al-Azhar, kini hadir sebagai tuntunan praktis yang membimbing pembaca menjadi muslim berkarakter.
Ahl Al-Qiblah Kulluhum Muwahhidun
Apakah semua yang mengucap syahadat tergolong satu umat?
Apa batas-batas toleransi dalam perbedaan mazhab, dan bagaimana para imam saling memuliakan satu sama lain?
Buku Seluruh Ahlul Qiblah Adalah Orang-Orang yang Bertauhid (Ahl al-Qiblah Kulluhum Muwaḥḥidūn) merupakan karya langka Syekh Muhammad Zaki Ibrahim—seorang sufi, dai, dan pemikir kebangsaan Mesir. Ia mengajak umat untuk menyadari bahwa tak ada gunanya mempertajam perbedaan mazhab dalam perkara furu‘ yang memang sudah menjadi ruang ijtihad.
Dengan landasan Al-Quran, hadis-hadis sahih, dan pendapat para imam mazhab klasik, buku ini menolak keras praktik takfir, menyalahkan, dan mencela sesama Muslim yang berbeda mazhab. Penulis bahkan mencatat bagaimana Imam Syafi‘i shalat dengan mazhab Abu Hanifah saat berada di makamnya, dan bagaimana para imam saling mengapresiasi satu sama lain sebagai bentuk adab ilmiah.
Buku ini terdiri dari enam bab utama:
-
Soal khilaf mazhabiyah
-
28 hadis sahih yang menolak takfir terhadap Ahlul Qiblah
-
Pandangan tokoh-tokoh seperti Ibn Taimiyah, Ibn Qayyim, dan Ibn Qudamah soal larangan takfir
-
Koreksi terhadap penarikan ayat-ayat tentang musyrik kepada sesama Muslim
-
Penjelasan hadis iftirāq al-ummah dan hadis garis Nabi ﷺ
-
Sejarah upaya penyatuan mazhab di Mesir modern
Lebih dari sekadar argumen teologis, buku ini adalah napas panjang ukhuwah yang ditawarkan dari jantung Al-Azhar.
Tersedia melalui sistem JASTIP langsung dari Kairo!
Pengiriman ke Jakarta, stok terbatas.
Tertarik memiliki buku ini?
Segera hubungi Mujawirin Bookshop via WhatsApp untuk pemesanan dan info lebih lanjut.
Klik di sini: [link WhatsApp]
Ahl Al-Qiblah Kulluhum Muwahhidun
Apakah semua yang mengucap syahadat tergolong satu umat?
Apa batas-batas toleransi dalam perbedaan mazhab, dan bagaimana para imam saling memuliakan satu sama lain?
Buku Seluruh Ahlul Qiblah Adalah Orang-Orang yang Bertauhid (Ahl al-Qiblah Kulluhum Muwaḥḥidūn) merupakan karya langka Syekh Muhammad Zaki Ibrahim—seorang sufi, dai, dan pemikir kebangsaan Mesir. Ia mengajak umat untuk menyadari bahwa tak ada gunanya mempertajam perbedaan mazhab dalam perkara furu‘ yang memang sudah menjadi ruang ijtihad.
Dengan landasan Al-Quran, hadis-hadis sahih, dan pendapat para imam mazhab klasik, buku ini menolak keras praktik takfir, menyalahkan, dan mencela sesama Muslim yang berbeda mazhab. Penulis bahkan mencatat bagaimana Imam Syafi‘i shalat dengan mazhab Abu Hanifah saat berada di makamnya, dan bagaimana para imam saling mengapresiasi satu sama lain sebagai bentuk adab ilmiah.
Buku ini terdiri dari enam bab utama:
-
Soal khilaf mazhabiyah
-
28 hadis sahih yang menolak takfir terhadap Ahlul Qiblah
-
Pandangan tokoh-tokoh seperti Ibn Taimiyah, Ibn Qayyim, dan Ibn Qudamah soal larangan takfir
-
Koreksi terhadap penarikan ayat-ayat tentang musyrik kepada sesama Muslim
-
Penjelasan hadis iftirāq al-ummah dan hadis garis Nabi ﷺ
-
Sejarah upaya penyatuan mazhab di Mesir modern
Lebih dari sekadar argumen teologis, buku ini adalah napas panjang ukhuwah yang ditawarkan dari jantung Al-Azhar.
Tersedia melalui sistem JASTIP langsung dari Kairo!
Pengiriman ke Jakarta, stok terbatas.
Tertarik memiliki buku ini?
Segera hubungi Mujawirin Bookshop via WhatsApp untuk pemesanan dan info lebih lanjut.
Klik di sini: [link WhatsApp]



